Topeng Kaca Missing Script - Page 2

script01.gifLatihan Maya
Hari berikutnya Maya memulai latihannya. Latihan pada hari pertama adalah membaca naskah drama dengan pemeran lainnya. Semua orang takjub melihat Maya mengucapkan dialog-dialog dalam naskah dengan lancar tanpa membaca. Ketika Maya mulai membaca dialog percintaan Bidadari Merah, ia tak dapat mengontrol dirinya untuk tidak memikirkan Masumi. Maya menangis dan mengejutkan semua orang, termasuk Koji dan Pak Kuronuma.

Pak Kuronuma menyadari kalau Maya mengalami kesulitan. Ia curiga bahwa Maya sedang mengalami masalah dengan cintanya sendiri, dan memutuskan menunda latihan adegan percintaan. Pak Kuronuma berkata pada Koji: “Jatuh cintalah pada gadis itu (Maya) di panggung dengan sungguh-sungguh.”

Latihan Ayumi
Ayumi pun segera memulai latihannya sesampainya di Tokyo. Di Underline Studio, Ayumi mengejutkan semua orang dengan penampilannya sebagai gadis desa yang lugu. Penampilannya sebagai Akoya menangkap perhatian semua orang termasuk aktor pemeran utama dan sutradaranya.

Pementasan semakin dekat dan Maya semakin gugup, apalagi mendengar orang-orang bicara soal latihan Ayumi. Selain soal Ayumi, mereka juga bertanya-tanya soal Maya dan Koji.

“Koji dan Maya selalu latihan terpisah…”
“Kapan mereka akan latihan untuk adegan percintaan itu?”

“Aku khawatir. Maya terlihat kurang stabil, bisakah ia memerankan Bidadari Merah yang sedang jatuh cinta?”
“Pak Kuronuma berpikir terlalu sederhana.”

Maya sendiri tak kalah gundah. Cinta Bidadari Merah, apa yang harus aku lakukan untuk menjadi Bidadari Merah yang sempurna ? Setiap kali aku mengucapkan dialog-dialognya, aku teringat Masumi. Aku tahu aku bukan pasangan yang cocok untuknya, tapi aku tak bisa mengontrol apa yang kurasakan padanya… Semakin aku merindukannya, semakin sakit rasanya hati ini. Masumi, bagaimana bisa, kamu si Mawar Jingga? Aku tak bisa mengerti cinta Bidadari Merah. Bagaimana caraku memakai topeng Bidadari Merah?

Koji melihat Maya menangis sendirian di kamar gantinya. Ia ingat kata-kata Pak Kuronuma “Jatuh cinta. Jalinlah hubungan cinta yang serius, kalau tidak kau takkan bisa memainkan peranan yang sempurna.” Ia ingat kembali kenangan-kenangan indah yang pernah ia miliki bersama Maya. Terlambat, semuanya sudah sangat terlambat, mengapa hal itu masih menggangguku ? Apa yang harus aku lakukan? Koji tenggelam dalam pikiran-pikirannya sendiri. Ia sadar, selama ini ia masih memikirkan Maya…

Diterjemahkan oleh: Messa

8 Responses

  1. maya Says:

    kapan mo dilanjutin lagi ni ceritanya….. hiks.. lelah.. lelah… menunggu…

  2. Monika Tanu Says:

    Makanya, bantuin donggg… hehehe. Kalo saya sendiri yang kerjain sih nunggunya pas ada waktu luang doang… dan itu jarang banget…

  3. donny Says:

    iya neh…..gimana yach kelanjutan kisah ini…..jangan2 ngak pernah usai karena pengarangnya khan dah tua…kalo dah “modar” gimana??????

  4. Monika Tanu Says:

    Gue juga awalnya semangat 45 nungguin kelanjutan Topeng Kaca, setelah 10 taunan nunggu akhirnya cape dehhh… dan udah pasrah kalo emang gantung seumur idup :(

  5. stfz Says:

    lama bngt nih keluarnya……
    penasarannnnn sekaleeeeeeeeeeeeee……
    kPn keluar laaaageeeeeeeeeeeeee…?????

  6. Monika Tanu Says:

    Monggo sering2 dicek webnya :)

  7. Lie Says:

    Mba monik,puny lengkap ya topeng kacanya?Kira2 dimana ya gw bisa nglengkapin komik gw?

  8. Monika Tanu Says:

    Dibaca di FAQ aja yaaa ^^

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.